Jangan Sering-Sering Mandi Kalau Mau Sehat, Ini 5 Alasan Keseringan Mandi Justru Bisa Jadi Bahaya



Kegiatan mandi, mungkin bisa dimasukkan dalam kategori yang sama dengan makan ataupun tidur. Ya, sebuah kegiatan yang telah menjelma rutinitas dan dirasa wajib untuk dilakukan setiap harinya. Normalnya di Indonesia, seseorang akan mandi dua kali sehari. Namun ketika berada di kota yang cuacanya panas, seseorang akan menambah frekuensi mandinya menjadi tiga bahkan empat kali untuk menghilangkan rasa gerah. Meskipun rasanya segar, tapi ternyata mandi sering-sering itu tidak baik bagi kesehatan.

1. Riset terbaru mengatakan, mandi terlalu sering bisa mengusir bakteria baik sehingga berisiko ganggu sistem kekebalan, kerja jantung, dan pencernaan

mandi secukupnya, sewajarnya

Menurut Genetic Science Centre di University of Utah, keadaan tubuh yang terlalu bersih justru akan merusak mikrobiome manusia. Mikrobiome sendiri ialah sekumpulan bakteri, virus dan makroba yang dibutuhkan tubuh kita. Istilah gampangnya, itu bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan. Para peneliti juga menyebutkan kalau ekosistem bakteri tadi terganggu maka tubuh akan lebih rentan terhadap penyakit. Termasuk diantaranya mengganggu sistem kekebalan tubuh, pencernaan, dan kerja jantung. Disamping kondisi badan yang ‘terlalu bersih’, penggunaan sabun dan sampo yang berbahan kimia terlalu sering juga akan membunuh bakteri baik ini.

2. Hobi mandi dan merenung di kamar mandi lama-lama juga bukanlah kebiasaan baik. Terlalu lama bernaung di kamar mandi itu seringkali jadi tanda depresi

apa ada kegiatan lain untuk berlama-lama di kamar mandi selain melamun?

Penelitian mengungkapkan bahwa semakin lama dan sering seseorang mandi, maka semakin besar kemungkinan bahwa orang tersebut kesepian dan tak bahagia. Sebab didapati orang yang gemar berlama-lama menggunakan waktunya di kamar mandi ialah untuk melamun. Mereka cenderung memikirkan masalah atau sekadar membiarkan pikiran mengembara lepas. Dan penelitian yang sama juga membuktikan, terlalu banyak merenung atau melamun malah dapat mengindikasikan ketidakbahagiaan. Sementara itu, hal yang sama tidak dialami oleh mereka yang mandi dalam waktu singkat.

3. Nah kalau kamu sedang galau, daripada berlama-lama mending mandi dengan air hangat. Kehangatan sosial yang hilang akan terganti oleh hangatnya air

Hangat
Penelitian ini dikutip dari Daily MailPsychology Jurnal Emotion merilis riset mengenai hubungan antara kesepian dan air hangat. Para peneliti dari Yale University menemukan hasil bahwa berendam atau berada dalam kucuran air hangat ternyata mampu mengusir galau karena kesepian. Mungkin banyaknya pemandian air panas yang tersebar juga bisa menjadi bukti. Penelitian sebelumnya yang dilakukan para ilmuwan Jepang juga membuktikan jika kebiasaan berendam selama sepuluh menit dalam air hangat bisa memperbaiki kesehatan jantung manusia, serta mengurangi rasa sakit akibat luka. Termasuk luka hatimu, silahkan dicoba.

4. Sebaliknya, mandi di pagi hari justru disarankan menggunakan air dingin yang menyegarkan supaya badan siap untuk memulai hari

Biar mengejutkan badan dan siap membuka mata

Mandi dengan air dingin memang paling ideal dilakukan pada pagi hari. Kalau yang satu ini, wajib untuk kamu jalani. Penyakit flu dan infeksi justru bisa dicegah oleh air dingin yang mengaliri tubuhmu. Hal ini diketahui berdasar riset dan eksperimen efek air dingin pada tubuh para atlet muda. Setelah mereka mandi air dingin dengan suhu 14 derajat celsius setiap 3-6 kali dalam seminggu, peredaran sel darah putih dalam tubuh mereka meningkat hingga dua kali lipat, pun begitu dengan metabolismenya. Kulit dan rambutmu juga akan sehat, termasuk meningkatkan kesuburan.

0 Comments


EmoticonEmoticon